-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pengenalan Doktrin Keselamatan dan Urutan Karya Allah (Ordo Salutis)

Senin, 02 Februari 2026 | Februari 02, 2026 WIB Last Updated 2026-02-02T15:12:26Z

 



Beny Takumau 


Pengenalan Doktrin Keselamatan dan Urutan Karya Allah (Ordo Salutis)



Dalam teologi sistematika, terdapat satu cabang utama yg membahas secara khusus karya Allah dalam menyelamatkan manusia berdosa, yaitu doktrin keselamatan atau soteriologi. Kata ini berasal dari bahasa Yunani sōtēria (keselamatan) dan logos (pengajaran). Soteriologi membahas bukan hanya bagaimana manusia diselamatkan, tetapi siapa yg memulai keselamatan itu, bagaimana keselamatan diterapkan, dan bagaimana keselamatan itu disempurnakan.


Alkitab berbicara tentang keselamatan secara kaya dan berlapis: dari kekekalan Allah, ke dalam sejarah penebusan, masuk ke pengalaman pribadi orang percaya, hingga penggenapan akhir dalam kemuliaan. Karena itu, gereja sepanjang sejarah menyusun ajaran ini secara sistematis agar kebenaran Injil tdk terpotong-potong atau disalahpahami.


Salah satu kerangka penting dalam doktrin keselamatan adalah Ordo Salutis, yaitu urutan keselamatan.


Apa Itu Ordo Salutis?

Ordo salutis adalah istilah teologis Latin yg berarti urutan keselamatan. Istilah ini menunjuk pada urutan logis karya Allah dalam menerapkan keselamatan kepada manusia berdosa, dari awal sampai akhir.

Perlu ditegaskan sejak awal bahwa ordo salutis bukan urutan waktu , melainkan urutan teologis. Beberapa tahap bisa terjadi hampir bersamaan dalam pengalaman manusia, namun tetap memiliki urutan sebab akibat yg jelas secara doktrinal.

Tujuannya adalah menjaga satu kebenaran mendasar:keselamatan tdk dimulai dari manusia dan tdk disempurnakan oleh manusia.



Dasar Alkitabiah Ordo Salutis

Salah satu teks kunci yg sering disebut sebagai “rantai emas keselamatan” terdapat dalam Roma 8:


“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka itu juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.”(Roma 8:29–30)

Ayat ini menunjukkan bahwa keselamatan memiliki satu alur ilahi yg konsisten: dimulai dari penetapan Allah dan berakhir pada pemuliaan. Seluruh subjek tindakan adalah Allah sendiri.


Dalam Tulisan ini, pembahasan doktrin keselamatan akan disusun dalam 10 seri, masing-masing membahas satu tahap secara khusus:


1.Pemilihan (Election)

2.Penebusan oleh Kristus (Redemption)

3.Panggilan Efektif (Effectual Calling)

4.Regenerasi / Kelahiran Baru (Regeneration)

5.Iman dan Pertobatan (Faith & Repentance)

6.Pembenaran (Justification)

7.Pengangkatan sebagai Anak (Adoption)

8.Pengudusan (Sanctification)

9.Ketekunan Orang Kudus (Perseverance)

10.Pemuliaan (Glorification)

Pengantar ini tdk membahasnya secara rinci, tetapi meletakkan fondasi teologis agar tiap seri nantinya tdk berdiri terpisah.


Jika Ordo Salutis dilihat sebagai satu kesatuan, maka satu kesimpulan besar akan muncul:keselamatan dalam Kekristenan bergerak dari Allah kepada manusia, bukan dari manusia kepada Allah.


Inilah perbedaan paling mendasar antara Injil dan sistem keagamaan mana pun.Alkitab tdk memulai dari asumsi bahwa manusia secara alami mencari Allah.

“Tidak ada yang benar, seorang pun tidak. Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah.”(Roma 3:10–11)

Ayat ini menunjukkan bahwa masalah utama manusia bukan kurang usaha religius, tetapi kerusakan total dalam relasinya dengan Allah.Allah yang Lebih Dahulu Mencari.


Sejak awal Kitab Suci, arah keselamatan sudah jelas.

“Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: ‘Di manakah engkau?’”(Kejadian 3:9)

Setelah kejatuhan, bukan Adam yg mencari Allah, melainkan Allah yg mencari manusia berdosa.


Yesus menegaskan pola yg sama:

“Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”(Lukas 19:10)

Keselamatan didefinisikan sebagai misi aktif Allah, bukan pencarian manusia.Paulus mempertegasnya:

“Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya.”(Roma 5:10)

Pendamaian terjadi ketika manusia masih seteru, bukan setelah manusia berubah.


“Bukan kamu yg memilih Aku, tetapi Akulah yg memilih kamu dan Akulah yg menetapkan kamu.”(Yohanes 15:16)

Yesus sendiri menegaskan bahwa inisiatif keselamatan berasal dari Allah.



“Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.”(1 Yohanes 4:19)

Respons manusia selalu bersifat sekunder terhadap tindakan Allah.




Implikasi Doktrin ini terhadap iman Kristen;

Pertama: meniadakan kesombongan rohani

“Sebab siapakah yang menganggap engkau lebih dari pada yang lain? Dan apakah yg engkau punyai yang tidak engkau terima?”(1 Korintus 4:7)

Iman tdk menjadi alasan membanggakan diri, karena iman itu sendiri adalah anugerah.



Kedua: memberi kepastian keselamatan

“Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia yg memulai pekerjaan yg baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya.”(Filipi 1:6)

Jika Allah yg memulai keselamatan, maka Allah pula yg menyempurnakannya.



Ketiga: menempatkan ketaatan pada porsi yg benar

“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yg dipersiapkan Allah sebelumnya.”(Efesus 2:10)

Perbuatan baik adalah buah keselamatan, bukan syarat keselamatan.




Ordo Salutis menolong kita melihat bahwa Injil tdk berbicara tentang manusia yg berhasil naik kepada Allah, melainkan tentang Allah yg rela turun menghampiri manusia.

Dari pemilihan sampai pemuliaan, satu benang merah akan terus terlihat:keselamatan adalah karya Allah, bagi manusia, demi kemuliaan Allah sendiri.

Ini adalah seri pengenalan Doktrin keselamatan dan Seri berikutnya akan mulai dari urutan yg pertama yaitu Pemilihan (Election)


Bersambung


Soli Deo Gloria 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update